Kembali ke GenBI Menulis
7 Mei 2026 Departement Edukasi

GenBI Corner: Membaca Peluang Investasi di Tengah Gejolak Ekonomi Indonesia 2025-2026

Gambar Artikel

Literasi ekonomi dan investasi menjadi isu yang semakin penting bagi generasi muda di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah. Menyadari pentingnya pemahaman tersebut, Generasi Baru Indonesia (GenBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menghadirkan kegiatan GenBI Corner dengan tema "Ekonomi Indonesia 2025--2026: Dari Makro ke Portofolio Peluang di Tengah Gejolak & Investasi" pada Kamis, 7 Mei 2026 di BI Corner Lantai 2 Perpustakaan UIN Sunan Gunung Djati Bandung Kampus 1.

Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari mahasiswa berbagai program studi dengan antusiasme yang tinggi selama acara berlangsung. GenBI Corner hadir sebagai ruang edukasi yang bertujuan meningkatkan literasi ekonomi dan investasi mahasiswa, khususnya dalam memahami kondisi ekonomi Indonesia di tengah tekanan global serta peluang investasi yang dapat dimanfaatkan secara bijak dan berkelanjutan.

Acara dibuka oleh MC pada pukul 13.00 WIB, dilanjutkan dengan sambutan panitia GenBI serta perkenalan narasumber dan moderator. Kegiatan inti kemudian diisi oleh pemaparan materi dari Saudara Hakiki Ramadhan selaku Equity Research Analyst SIG Group yang juga memiliki sertifikasi Registered Securities Analyst (RSA), Wakil Manajer Investasi (WMI), dan Training of Trainers (ToT) dari OJK.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan kondisi ekonomi Indonesia tahun 2025--2026 mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai tukar rupiah, hingga kondisi pasar saham nasional. Meskipun pasar global masih dibayangi berbagai tekanan eksternal, fundamental ekonomi Indonesia dinilai tetap cukup kuat dengan pertumbuhan GDP yang berada di kisaran 5 persen.

Selain membahas kondisi makroekonomi, peserta juga diajak memahami hubungan antara inflasi dan investasi serta pentingnya menjaga daya beli melalui instrumen investasi yang tepat. Narasumber menjelaskan berbagai sektor potensial yang masih memiliki prospek menarik, seperti sektor perbankan, consumer goods, energi baru terbarukan, digital, hingga pertambangan.

Tidak hanya itu, sesi materi juga membahas dasar-dasar investasi saham bagi pemula. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya riset sebelum membeli saham, strategi investasi yang disiplin, serta berbagai kesalahan umum investor pemula seperti fear of missing out (FOMO), panic selling, dan praktik market timing yang sering kali merugikan investor muda.

Menariknya, materi yang cukup kompleks berhasil disampaikan dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami mahasiswa. Hal ini membuat suasana diskusi terasa lebih interaktif dan komunikatif. Antusiasme peserta terlihat jelas saat sesi tanya jawab berlangsung, di mana banyak mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan terkait kondisi ekonomi Indonesia dan strategi investasi di tengah pasar yang sedang bergejolak.

Kegiatan semakin meriah melalui sesi Quizizz interaktif yang menguji pemahaman peserta terhadap materi yang telah dipaparkan. Suasana kompetitif namun menyenangkan terlihat ketika peserta berlomba menjawab pertanyaan ekonomi dan investasi dengan cepat dan tepat. Untuk menambah semangat, panitia juga memberikan hadiah kepada tiga peserta dengan skor terbaik.

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh wawasan baru mengenai kondisi ekonomi dan pasar modal, tetapi juga semakin memahami pentingnya literasi keuangan, manajemen risiko, dan kesadaran investasi sejak dini. Di tengah perkembangan ekonomi digital dan meningkatnya minat generasi muda terhadap investasi, edukasi seperti ini menjadi sangat relevan agar mahasiswa mampu mengambil keputusan finansial secara lebih rasional dan terukur.

Lebih dari sekadar forum diskusi, GenBI Corner juga menjadi wadah pengembangan kapasitas mahasiswa dalam membangun pola pikir kritis terhadap isu ekonomi nasional maupun global. Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi sarana edukasi ekonomi dan investasi yang berkelanjutan serta mendorong generasi muda untuk lebih sadar finansial, adaptif, dan bijak dalam mengelola investasi di masa depan.

Bagikan Artikel:
Link berhasil disalin!